Lompat ke konten

Ganti Thermal Paste Laptop

    Indikasi perlu ganti thermal paste laptop

    Laptop cepat panas, fan berputar kencang meskipun idle, temperatur tinggi (umumnya diatas 90) saat high load, overheat (mati sendiri saat panas), fps drop saat main game, banyak debu pada casing bilah kipas dan heatsink, putaran kipas seret atau tidak lancar saat diputar manual dengan tangan, thermal paste sudah kering, normalnya seperti pasta /gel /sedikit basah.

    Lama pengerjaan jasa ganti thermal paste laptop

    Bisa di tunggu, 30-60 menit

    Harga biaya ganti thermal paste laptop + bersihkan fan laptop

    Harga ganti thermal paste laptop & cleaning fan tergantung pada metode bongkar dan jumlah fan laptop. Ane ga hapal masing2 seri laptop harus bongkar mainboard laptop nya atau tidak, dan ane juga ga hapal masing2 laptop jumlah fannya berapa ya. Jadi kalau ada pertanyaan seri laptop ente kena berapa duit baru terjawab setelah dilakukan pembongkaran ya sesuai dengan harga di bawah. Harga sudah termasuk thermal paste (menggunakan Arctic MX4), Boleh bawa paste sendiri, harga sama.

    Model laptop tanpa bongkar mainboard

    • 1 fan Rp. 150.000,-
    • 2 fan Rp. 200.000,-
    • lebih dari 2 fan Rp. 250.000,-

    Model laptop harus bongkar mainboard

    • 1 fan Rp. 200.000,-
    • 2 fan Rp. 250.000,-
    • lebih dari 2 fan Rp. 300.000,-
    • Jika ada baut dol /slek akan ane coba buka, jika bisa di buka lanjut ke proses jasa cleaning laptop. Namun jika tidak bisa di buka tidak akan ane lanjutkan ke proses ganti paste laptop
    • Jika ada kabel fleksibel laptop seperti kabel touchpad sudah sekarat akibat pernah dbongkar sebelumnya, atau ada casing retak maka ada potensi rusak / patah dan ane tidak bertanggung jawab akan hal ini
    • Wifi suka hilang bisa diakibatkan kipas yang kotor dan panas laptop mempengaruhi kinerja wifi card laptop
    • TIDAK HANDLE penggantian liquid metal, jika ternyata laptop ente menggunakan liquid metal maka ane akan hanya membersihkan kipasnya saja.
    • Beberapa tipe /model laptop jika di temukan ada kasus baut heatsink yg patah /lepas dari mainboard maka akan di kenakan biaya tambahan Rp. 50.000,- untuk mengelem /memasang kembali baut yang patah. (Lebih dari 1 baut yang lepas tidak di kenakan biaya tambahan)
    • Di beberapa kasus service laptop cepat panas jika sudah di bersihkan & paste masih ada masalah, artinya indikasi problem ada di chipset CPU atau GPUnya. Ane ga handle problem chipset dan tetap akan di kenakan biaya ganti paste laptop harga di atas.
    • Dibeberapa kasus juga dikarenakan fan sudah tidak berfungsi dengan baik sehingga pembuangan panas tidak maksimal dan mengharuskan penggantian kipas /fan. Silahkan order fan jika dibutuhkan
    • Hindari menggunakan laptop di atas kasur dikarenakan sirkulasi pembuangan panas menjadi terhambat.
    • Sebelum kemari disarankan install software temperature monitoring (speedfan) untuk memantau suhu laptop ente, sebagai acuan perbandingan berapa suhu sebelum dilakukan cleaning dan sesudah cleaning
    • Heatsink idealnya tidak pernah rusak dan tidak memerlukan penggantian, warna plat kuningan yang menghitam adalah wajar.
    • Tidak perlu meng-akalakali fan yg sudah rusak (berisik) dengan memberikan pelumas, salah satu nya seperti minyak atau menyemprot dengan WD40 atau sejenisnya, karena hanya bersifat sementara. Suara akan menjadi halus namun gak akan lama setelah pelumasan habis pasti akan berisik kembali. Solusinya langsung ganti fan.

    FAQ

    Berapa lama thermal paste harus diganti

    Umumnya thermal laptop di ganti berbarengan dengan pembersihan kipas dalam 6 bulan sampai 1 tahun sekali. Karena dalam 1-2 tahun biasanya debu sudah sangat menumpuk yang menyebabkan laptop overheat /panas. Fungsi paste sebagai penghantar panas dari prosesor dan kartu grafis (VGA) menuju heatsink sistem pendingin. Paste dapat mengering dan tidak bisa maksimal menghantarkan panas dan lebih sering penggunaan laptop untuk game.

    Resiko tidak cleaning laptop & ganti thermal paste laptop secara rutin

    Laptop mati sendiri saat panas (overheat), jika terlambat maka CPU atau GPU akan jebol, akan merusak kipas karena banyaknya debu yang menumpuk. Cara mengatasi masalah tersebut dengan rutin membersihkan kipas dan mengganti pasta laptop secara berkala

    Seberapa penting penggunaan external fan cooler pada laptop

    Ga perlu, fan internal laptop sudah cukup asalkan kondisi kipas bersih dan pastenya masih bagus

    Kapan harus mengganti kipas

    Beberapa kasus memerlukan penggantian fan, misal kipas oplak sehingga berputar tidak wajar dan sangat berisik meskipun sudah di bersihkan. Jika masih ragu suara fan kencang karena kotor atau memang fan rusak di sarankan rekam video saat konsultasi via whatsapp ataupun bisa datang langsung ke ane untuk diperiksa.
    Jika fan sudah mati, tidak berputar sama sekali atau saat fan sudah keras meskipun sudah di putar menggunakan tangan

    Rekomendasi setting fan ECO, AUTO atau PERFORMANCE pada laptop

    ECO = Irit baterai …. buat apa sih irit2 …. klo batre abis tinggal dcolok aja ke listrik, hindari mode ini di karenakan pembuangan panas tidak maksimal
    AUTO = pelan saat adem namun kencang saat panas, ini adalah mode yang paling direkomendasikan
    PERFORMANCE = fan selalu kencang …. mau kmane bang kenceng2 amat … mode ini juga tidak rekomen karena fan laptop tidak perlu kencang kalau memang tidak panas. Penggunaan mode ini juga akan mempercepat kipas untuk kotor

    Suhu ideal CPU processor dan VGA pada laptop

    Tidak ada patokan suhu ideal karena tiap laptop punya karakternya masing masing. Umumnya cukup berpatokan maksimum suhu di jaga tetap dibawah 90o C

    Cleaning fan & ganti thermal paste laptop

    Laptop kamu akhir-akhir ini berasa kayak kompor? Bodi panas banget, dan kipasnya berisik kayak mesin jet? Tenang, itu kejadian yang umum. Lama-lama, debu, bulu hewan, dan kotoran halus bisa numpuk di dalam laptop sampai aliran udaranya mampet total.

    Kalau pendinginan nggak lancar, kipas bakal muter kenceng terus, dan prosesor biasanya bakal nurunin performa (thermal throttling) biar komponen nggak rusak. Supaya laptop berhenti overheat dan performanya balik enteng lagi, solusi paling “nendang” itu: bersihin bagian dalam + ganti thermal paste laptop.

    Di bawah ini panduan lengkapnya, step-by-step, biar kamu nggak bingung.

    Tanda-Tanda Laptop Kamu Butuh Dibersihin

    Laptop panas dan kipas berisik itu tanda paling kelihatan. Tapi yang sering nggak disadari adalah thermal throttling: FPS tiba-tiba drop saat main game, render video jadi tersendat, atau buka aplikasi ringan aja terasa lemot.

    Biar lebih yakin, kamu bisa pakai aplikasi pantau suhu CPU seperti HWMonitor, Core Temp, atau HWiNFO. Jalankan sambil pakai laptop seperti biasa. Kalau suhu CPU sering tembus 90°C saat beban nggak terlalu berat, itu sinyal kuat kamu perlu beres-beres bagian pendinginannya.

    Alat yang Perlu Disiapin

    Jangan nekat bongkar laptop pakai pisau dapur dan tisu. Nyiapin “kit” sederhana bikin kerja lebih aman dan rapi. Ini yang sebaiknya ada:

    • Obeng presisi: Biasanya Phillips atau Torx, tergantung merek laptop.
    • Pembersih debu: Mau pakai kaleng compressed air atau electric duster dua-duanya bisa. Kaleng lebih murah dan praktis, electric duster lebih awet buat jangka panjang.
    • Isopropyl alcohol: Pilih yang 90% ke atas biar cepat menguap dan aman buat bersihin thermal paste lama.
    • Kuas anti-statis: Buat nyapu debu bandel tanpa bikin komponen kena listrik statis.
    • Ganti Thermal paste laptop baru: Pilih yang bagus dan non-konduktif (lebih aman untuk pemula).
    • Alat congkel plastik: Spudger/guitar pick buat buka casing tanpa baret.

    Panduan Bersihin Kipas & Ganti Thermal Paste Laptop (Step-by-Step)

    Bongkar laptop itu butuh sabar dan pelan-pelan. Ikutin urutan ini supaya aman.

    1) Buka Casing dengan Aman

    Sebelum ganti thermal paste laptop matikan laptop total, cabut charger. Kalau baterainya bisa dilepas, lepas dulu. Balik laptop di atas alas yang empuk dan bersih biar tutupnya nggak kegores.

    Buka semua sekrup panel bawah. Catat posisi sekrupnya (penting), karena panjangnya sering beda-beda. Salah taruh sekrup yang kepanjangan bisa bikin papan motherboard ketekan/ketusuk. Setelah itu, congkel pelan di pinggir pakai alat plastik sampai panelnya kebuka.

    2) Bersihin Debu di Kipas dan Ventilasi

    Begitu kebuka, biasanya kamu bakal lihat “selimut” debu di kipas dan kisi-kisi pembuangan. Satu catatan penting: jangan pakai vacuum rumah tangga buat nyedot bagian dalam laptop, karena bisa bikin listrik statis yang berisiko ngerusak komponen.

    Kalau kamu mau clean laptop fan (bersihin kipas laptop), tahan dulu baling-baling kipasnya pakai jari (di hub tengah) supaya nggak muter kenceng pas ditiup angin. Kipas yang muter liar kena hembusan kuat bisa merusak bearing, bahkan berpotensi ngasih arus balik kecil ke motherboard.

    Tiup debu keluar dari area kipas dan arahkan juga ke ventilasi (exhaust) buat remove dust from internal vents. Kalau ada debu yang udah menggumpal di sirip heatsink, kuas anti-statis bisa bantu “nyongkel” kotorannya pelan-pelan. Bagian ini biasanya paling ngaruh buat ngurangin suara kipas yang berisik.

    3) Ganti Thermal Paste Laptop Lama

    Heatsink (tembaga) yang nempel di CPU/GPU biasanya dikunci pakai beberapa sekrup bernomor. Kendurkan sekrupnya urut kebalikan nomor (misalnya 4, 3, 2, 1) supaya tekanannya lepas merata dan lebih aman. Angkat heatsink pelan-pelan, nanti kelihatan thermal paste laptop lama yang biasanya udah kering dan keras.

    Thermal paste itu lama-lama bisa mengering jadi kayak kapur, dan justru bikin panas makin “nyangkut”. Tetesin sedikit isopropyl alcohol ke kain microfiber/lap bebas serat atau cotton bud, lalu bersihin sisa paste di permukaan CPU (die) dan di plat tembaga heatsink. Pastikan dua permukaan ini bersih, nggak ada sisa, dan kering sebelum lanjut.

    4) Oles Thermal Paste Baru

    Tujuan thermal paste itu buat ngisi celah mikro di antara permukaan logam, bukan buat “dilumurin” tebal-tebal. Cukup satu tetes kecil sebesar biji kacang polong (atau seukuran butir beras, tergantung ukuran die) di tengah CPU. Kalau bentuknya memanjang/persegi panjang, kamu bisa pakai metode garis tipis.

    Pas heatsink dipasang balik dan sekrupnya dikencengin urut 1, 2, 3, 4, tekanan dari heatsink bakal nyebarin paste jadi lapisan tipis merata dengan sendirinya.

    Pasang Lagi & Tips Biar Awet

    Kalau heatsink udah kenceng dan kabel kipas udah kepasang lagi ke motherboard, pasang panel bawahnya. Kencengin sekrup sesuai posisi awal, lalu nyalain laptop. Jalankan lagi aplikasi pemantau suhu—biasanya suhu idle dan suhu saat beban bakal turun cukup drastis, dan kipas jadi jauh lebih kalem.

    Soal seberapa sering perlu servis: kalau kamu sering pakai laptop di tempat berdebu, di atas kasur/selimut, atau punya hewan peliharaan, coba bersihin debu ringan tiap 6 bulan. Buat pemakaian normal, deep cleaning + ganti thermal paste laptop setiap 18–24 bulan itu rekomendasi yang aman.

    Kalau sistem pendingin dibiarkan mampet, umur laptop bisa lebih pendek. Dengan rutin bersihin kipas dan ganti thermal paste laptop yang udah kering, kamu bisa mengurangi thermal throttling, menghilangkan suara kipas yang mengganggu, dan balikin performa laptop biar enak dipakai lagi.